Prajurit Satgas Yonif Raider 641/BRU di Pos Dilumil Panen Ubi Ungu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Budidaya ubi ungu yang digencar prajurit TNI unsur Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 641/Beruang membuahkan hasil. Selain telah dipanen ubi ungu beberapa waktu lalu di kebun ubi ungu Mako Satgas, kini giliran prajurit di Pos Dilumil, Desa Builalu, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu berbatasan langsung dengan Memu, Distric Bobonaro, Timor Leste yang memanen ubi ungu bersama komponen masyarakat.

“Tadi pagi kita sudah panen ubi ungunya bersama seluruh masyarakat sekitarnya. Hasil panen ubi ungu setelah ditimbang sebanyak 175 kilo gram,” ungkap Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Yonif Raider 641/BRU, Letkol (Inf). Wisnu Herlambang melalui Danpos Dilumil Lettu Adi Sriwibowo, Jumat (30/12/2016) di Mako Satgas, Umanen.

Menurut Danpos Adi, ubi ungu tersebut dibudidayakan oleh prajurit yang bertugas di Pos Dilumil sejak pertengahan bulan September lalu. Ubi tersebut ditanam di atas lahan seluas kurang lebih satu hektare. Dijelaskan, selain melaksanakan tugas pokok menjaga wilayah perbatasan, pihaknya juga menjalankan tugas sampingan binter dimana merupakan program Satgas Pamtas yakni memberdayakan masyarakat perbatasan dengan menanam ubi ungu.

“Kita tidak sendiri, tapi kita undang tokoh masyarakat, adat serta pemuda pelopor untuk panen bersama. Bibit ubi ungunya kita tanam sejak tiga bulan lalu ada kurang seribu anakan. Selain itu juga kita bagikan bibit ubi ungu ke masyarakat untuk ditanam dan kita terus lakukan pendampingannya,” ujar dia.

Baca : Satgas Yonif 641 R/BRU Panen Simbolis Ubi Ungu

Hasil panen ubi ungu itu lanjut Adi tidak diperuntukan bagi prajurit Pos Dilumil, tapi ubi tersebut dibagi-bagikan kepada seluruh masyarakat yang terlibat bersama melakukan panen juga masyarakat lain di sekitar wilayah Dilumil sehingga bisa dinikmati hasil budidaya ubi ungu.

“Kita tidak saja fokus pada budidaya ubi ungu, tapi juga kita menanam bibit padi dan jenis tanaman holtikultural lainnya, dan kita selalu mendapingi masyarakat,” tutur Adi.

Diharapkan, setelah apa yang dilakukan prajurit Satgas Yonif Raider 641/Beruang di wilayah perbatasan dengan melakukan budidaya ubi ungu, masyarakat di 20 pos yang berada di garis perbatasan bisa melanjutkannya sehingga bisa mencukupi kebutuhan stok pangan apabila terjadi kemarau panjang.

“Kita hanya ingin membantu dan mendorong masyarakat dengan ubi ungu. kita harapkan juga Satgas yang akan mengganti dapat melanjutkan program ubi ungu yang telah kita lakukan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Belu dean Timor Leste,” ucap Danpos itu.