Peresmian Gedung Baru Kantor Gubernur NTT Ditunda Hingga Akhir Januari 2017

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Peresmian gedung baru Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedianya direncanakan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu, 28 Desember 2016 akhirnya harus ditunda hingga akhir Januari 2017 mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas Setda Provinsi NTT, Semuel Pakereng kepada pewarta di lokasi gedung baru Kantor Gubernur NTT di Jalan El Tari Kupang, Rabu (28/12/16) petang.

Menurut Pakereng, penundaan peresmian tersebut disebabkan keterbatsan waktu dari Presiden Jokowi, setelah melakukan serangkaian kunjungan panjang untuk meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terpadu Motaain di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu di Timor Barat wilayah perbatasan antarnegara Indonesia dan Timor Leste.

“Sedianya Presiden Jokowi akan meresmikan kantor Gubernur NTT, pada sore ini, Rabu (28/12/2016), namun karena rangkaian kunjungan panjang di Kabupaten Belu, dan baru tiba di Kota Kupang pada malam ini, kegiatan pengresmian ditunda, karena Presiden harus segera kembali ke Jakarta,” katanya.

Dia menyampaikan, karena tidak sempat untuk diresmikan saat ini maka dijadwalkan kembali peresmian gedung baru kantor gubernur NTT yang didesain menyerupai alat musik tradisional khas daerah itu yakni Sasando, akan dilakukan pada akhir Januari 2017 dalam rangkaian kegiatan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka.

Baca : Jokowi Tegaskan Jangan Ada Pungli di PLBN Mota’ain

“Pemerintah daerah tetap melakukan persiapan-persiapan dan menanti hingga gedung ini diresmikan, karena sudah dilakukan pra peresmian atau soft openning beberapa saat yang lalu maka kita persiapkan untuk grand openningnya saja yang nanti oleh bapak presiden Joko Widodo,” urainya.

Pakereng mengakui, peresmian kantor tersebut awalnya tidak masuk dalam agenda, namun karena kenginan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan aparat pemerintah daerah setempat agar dilakukan peresmian sekaligus bersamaan dengan peresmian PLBN di Kabupaten Belu, maka kemudian turut diagendakan.

“Acara ini diminta untuk ditambahkan, bahkan sampai dengan kemarin sore sebelum bapak presiden tiba di Kupang, masih diagendakan untuk dilakukan peresmian pada pagi tadi jam 6.30 Wita, namun karena agenda bapak presiden di Atambua yang sangat padat maka diundur waktunya ke sore hari. Namun kunjungan ke kapal listrik di Bolok juga cukup menyita waktu, sementara presiden harus segara kembali ke Jakarta,” jelasnya.

Dia menambahkan, kendati belum dilakukan pengresmian, namun sesuai arahan Gubernur NTT maka kantor tersebut sudah akan mulai ditempati pada tanggal 4 Januari 2017 mendatang, sembari menunggu kesediaan Presiden Jokowi untuk meresmikannya sesuai jadwal yang disediakan.