Jelang Hari Juang Kartika Kodim 1605 Belu Gelar Baksos

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Jelang Hari Juang Kartika 2016 yang akan diperingati pada tanggal 15 Desember mendatang, Kodim 1605/Belu menggelar berbagai kegiatan bakti sosial (Baksos). Adapun baksos tersebut meliputi, kegiatan donor darah, pemberian santunan bagi Purnawirawan TNI dan Istri janda TNI, pengobatan massal gratis, sunatan massal, pasar murah, pembersihan lingkungan serta lomba tebe, melukis dan menggambar bagi pelajar TK dan SD di Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI danTimor Leste.

Pantauan NTTOnlinenow.com, Rabu (7/12/2016) pagi, bertempat di Aula Darma Andika, Makodim berlangsung kegiatan donor darah yang melibatkan peserta donor dari personel Kodim Belu, Satgas Yonif 641 R/Raider, Yonif Raidersus 744/SYB, Subden POM, Brimob Detasemen 2, unit Rajawali Polres Belu, Sat Pol PP Belu, staf BRI dan masyarakat. Kegiatan tersebut kerjasama Kodim Belu dan BRI Cabang Atambua didukung PMI Atambua, RSUD dan Rumah Sakit Tentara.

Dandim Belu, Letkol Czi Nurdihin Adi Nugroho disela-sela acara mengatakan, rangkaian kegiatan baksos yang mulai dilakukan hari ini merupakan bagian dari binter dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika tanggal 15 Desember mendatang. “Hari ini kita mulai dengan baksos donor darah dan target kita 170 kantong darah sesuai dengan peserta yang diundang selain anggota Kodim, juga hari kita lakukan pemberian bantuan bagi Purnawiran dan isteri janda TNI,” ujar dia.

Tidak saja itu, jelas Nugroho kegiatan baksos akan dilakukan pada besok hari yakni pengobatan massal di Desa Derok Faturene, sunatan massal dan pasar murah yang melibatkan pengusaha turut membantu kita. Kegiatan baksos akan dilaksanakan juga pada hari Jumat yakni akan melakukan kegiatan pembersihan lingkungan di sekitar kompleks Kodim Belu juga beberapa kegiatan baksos di tempat lain dan kegiatan serupa juga akan digelar di semua Koramil dalam wilayah Kodim Belu.

Baca : Komisi IX DPR-RI dukung pembangunan BLK untuk NTT

“Puncak Hari Juang Kartika kita upacara di Makodim. Selesai upacara kita akan gelar hiburan berupa lomba tebe, melukis untuk anak SD dan mewarnai untuk anak TK,” terang dia.

Lanjut Nugroho, bersamaan hari ini juga dilakukan pelatihan hidroponik dan pupuk organik bagi seluruh Danramil, Babinsa Kodim Belu serta anggota kelompok tani rajawali. Dari hidroponik kita akan buatkan konsep green full dengan target bulan Januari nanti hutang hutan luas tambah tanam mudah-mudahan bisa terpenuhi.

“Hari ini kita lakukan pelatihan, setelah berhasil kita akan lanjutkan ke sekolah-sekolah dan untuk sekolah tersebut sementara kita lakukan pendekatan guna mendata,” tutur dia.

Konsep program hidroponik dan pupuk organik bertujuan untuk kedaulatan pangan di wilayah perbatasan Belu dan negara tetangga Timor Leste bagi generasi masa depan bangsa Indonesia yang berada di beranda terdepan NKRI. Selain itu juga dihimbaukan kepada seluruh anggota untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan gizi demi kesehatan, karena dengan hidroponik tersebut dapat mendukung kesehatan.

“Kita tidak bertentangan dengan program Pemerintah, tapi kita mengupayakan alternatif lain guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk pelatihan hidroponik kita datangkan dua pelatih dari Bali yakni Romo Riko Ansow dan Glen Tielung dari Komunitas Tulus Bakti yang bergerak di bidang pertanian. Kita harapkan program ini berjalan aman, lancar dan sukses dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan,” pungkas Nugroho.