Kepuasan Publik Terhadap Incumbent 79,8 Persen, Jonas-Niko Berpeluang Menang

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja atau kemampuan serta kepemimpinan incambent (Jonas Salean) cukup tinggi.

Berdasarkan data hasil survei terbaru Indo Barometer yang diumumkan dalam jumpa pers di Kupang, Minggu (27/11/2016), kepuasan terhadap incambent sebesar 79,8 persen.

Sedangkan yang tidak puas sebanyak 18,5 persen dan yang tidak tahu atau tidak menjawab pada survei tersebut hanya 1,7 persen.

“Dengan potensi ini, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Kupang, Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus berpeluang menang pada pilkada 2017,” kata Peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli dalam jumpa pers tersebut.

Menurut Hadi, survei yang dilakukan Indo Barometer tersebut digelar mulai 10-16 November 2016 melibatkan 400 responden di seluruh kecamatan yang ada di Kota Kupang.

Metode penarikan sampel yang digunakan ialah multistage random sampling dengan margin error plus minus 5 persen pada tingkat kepercayaan masyarakat 95 persen.

Baca : Survey Indo Barometer, Paket Sahabat Unggul Atas FirmanMu

Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka kemudian menggunakan kuesioner.

Selain kepuasan publik, kata Hadi, hal lain yang tidak kalah penting adalah keinginan publik agar incambent kembali menjadi wali kota. Dari hasil survei, 63,7 persen kembali menginginkan Jonas Salean kembali memimpin Kota Kupang.

“Tidak menginginkan sebanyak 29,3 persen, ini artinya sebanyak 29,3 persen warga tidak menginginkan Jonas Salean kembali pimpin kota Kupang. Sedangkan yang tidak tau atau tidak menjawab sebanyak 7 persen,” katanya.

Sementara itu, lanjut Hadi, untuk elektabilitas pasangan Jonas-Niko dengan tagline ‘Sahabat’ ini sebesar 59 persen, sedangkan elektablitas pasangan Jefirstson Riwu Kore-Hemanus Man (FirManmu) sebesar 32,5 persen.

Sedangkan responden yang belum memutuskan sebanyak 2 persen, tidak tahu atau tidak menjawab 0,5 persen, dan rahasia sebesar 6 persen.