NTT-RDTL Komitmen Jaga Hubungan Kerja Sama

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pemerintah Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) sama-sama berkomitmen untuk mendorong kerja sama dalam bidang ekonomi, budaya dan juga olahraga.

Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dengan Consul Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) yang baru, Francisco M.C.P Jeronimo di ruang kerja Gubernur NTT, Senin (21/11/2016).

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengatakan, Indonesia khususnya NTT memiliki hubungan historis dan punya kesamaan budaya dengan Timor Leste yang kini sudah menjadi negara sendiri, dan komunikasi terus dibangun dengan baik antara Pemerintah Provinsi NTT dengan RDTL.

“Saya berharap komunikasi yang sudah terbangun selama ini tetap terpelihara. Untuk menjaga hubungan persaudaraan itu, kami tetap komit untuk mendorong kerjasama di bidang ekonomi, olahraga juga seni dan budaya. Beritakan kepada warga Timor Leste untuk datang ke NTT, kami membuka tangan lebar-lebar menerima mereka,” katanya.

Lebu Raya mengatakan, apabila ada persoalan dalam hubungan yang sudah terbangun selama ini, maka perlu untuk dikomunikasikan secara bersama agar hubungan yang sudah terjalin tetap harmonis.

          Baca : DPW Ambil Alih Nasdem Sabu Raijua

Pada kesempatan tatap muka perdana bersama Consul RDTL pengganti Feliciano Da Costa itu, Gubernur NTT juga menyinggung soal kerja sama Segitiga Pertumbuhan antara Kupang, Dili dan Darwin.

Dalam pertemuan terbatas itu, Francisco M.C.P Jeronimo menyebutkan, perkenalan diri dan silahturahmi, sebagai tujuan kedatangannya bersama 10 orang lainnya.

“Saya berharap, melalui pertemuan ini bisa dilanjutkan apa yang sudah dibuat pejabat Consul terdahulu. Kami berharap hubungan antara RDTL dan Indonesia, khususnya NTT, bisa lebih dekat.” kata Francisco.

Kedua pejabat negara itu menyepakati pentingnya semangat persaudaraan berbasis kesamaan kultural sebagai modal utama kerja sama dua wilayah tersebut. Selain itu, juga disepakati untuk dapat memfasilitasi urusan pemerintahan kedua negara tetangga itu.

Persoalan batas wilayah administrasi pemerintahan, bukan sebagai penghalang, karena secara budaya, masyarakat kedua negara tetangga tersebut adalah saudara.

Hadir pada kegiatan itu Sekertaris Konsulat RDTL Kupang, Elsio Rosario Sousa, Atase Imigrasi Timor Leste Konsulat RDTL Kupang, Gregorio Pinto,  Kepala Biro Humas Setda Provinsi NTT, Semuel Pakerang, Orpa malaikari, Staf Administrasi konsulat RDTL Kupang, Teresinha Da Costa dan sejumlah wartawan.