Kesadaran Warga Belu Untuk Rekam e KTP Masih Rendah

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Belu, Wilibrodus Leto mengemukakan, berdasarkan data akhir bulan November 2016, masih tersisa kurang lebih 19 ribu warga yang belum melakukan perekaman e-KTP.

“Kita belum tuntas rekam e-KTP, karena  kesadaran warga yang masih rendah untuk mengurus data bulan ini, kurang lebih masih ada 19 ribu warga yang belum lakukan perekaman,” ujar Leto ketika dihubungi, Senin (21/11/2016).

Menurut dia, salah satu kendala belum tuntasnya rekam e-KTP yakni masih terdapat banyak warga Belu di 81 Desa/Kelurahan yang memegang KTP manual. Ada yang bekerja di luar daerah seperti TKW/TKI di luar negeri, di Kalimantan, Papua juga beberapa daerah lainnya.

          Baca : Pemprov NTT Segera Bentuk Satgas Sapu Bersih Pungli

“Saat ini tinggal 1 kontainer berisi 456 keping blanco e-KTP dan sementara pelayanan bagi warga yang mau merekam KTP masih berlangsung sampai blanco selesai,” ucap dia.

Jelas Leto, apabila blanco tersebut habis, maka pihaknya hanya bisa menerbitkan surat keterangan kepada warga yang membutuhkan untuk urusan penting. Sementara untuk KTP manualnya sudah tidak berlaku lagi untuk urusan keperluan.

“Kita sedikit kesulitan dengan warga yang ada di pelosok desa juga akses jalan yang sulit untuk dijangkau. Untuk suksesnya seluruh kegiatan dibutuhkan dukungan orang, uang dan material demi kelancaran kerja,” tutur dia.

Diharapkan, dukungan serta partisipasi dari aparat Kecamatan dan Desa untuk mendata warga yang belum melakukan perekaman e-KTP. Ditargetkan seluruh proses perekaman e-KTP yang merupakan program nawacita akan tuntas pada tahun 2017 mendatang.
“Kita upayakan dan kerja keras guna mencapai target yang telah ditetapkan Pemerintah pusat,” tandas Leto.