Kota Kupang Masuk Kategori peraih Anugerah Parahita Ekapraya

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI mengutus tim verifikasi ke Kota Kupang untuk mengevaluasi pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di kota itu. Tim verifikasi yang berjumlah empat orang itu bertemu langsung dengan Plt Walikota Kupang, Johana Lisapaly, SH, M.Si bersama para pejabat dan stakeholder terkait di ruang Garuda Kantor Wali kota Kupang, Selasa (1/11/2016).

Sekretaris Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nurti Mukti Wibawati selaku perwakilan tim verifikasi menyampaikan, maksud kunjungan mereka adalah untuk memverifikasi atau melihat lebih jauh data dan informasi yang telah dikirim oleh jajaran Pemkot Kupang terutama Bagian Pemberdayaan Perempuan untuk mengisi formulir aplikasi yang telah mereka terima bersama dari kab/kota lain di seluruh Indonesia.

Penetapan suatu provinsi atau salah satu kabupaten/kota yang dikunjungi adalah berdasarkan hasil evaluasi sementara yang telah dilakukan oleh tim penilai. Namun ditekankan bahwa daerah yang dikunjungi tidak secara otomatis menjadi salah satu penerima penghargaan. Semua itu akan berhasil tergantung hasil verifikasi. Karena itu dia mengharapkan agar pemangku kepentingan bisa memberi informasi tambahan untuk memperkuat argumentasi tim penilai sebagai masukan untuk menjadi daerah kandidat peraih Anugerah Parahita Ekapraya dalam rangka Hari Ibu nanti.

Ditambahkannya, evaluasi yang mereka lakukan ini di samping untuk kebutuhan penilaian Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2016, data dan info yang diperoleh bisa berguna tidak saja bagi Kementerian, tetapi juga bagi daerah dalam rangka memetakan kondisi pelaksanakan pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sehingga tindakan atau rencana yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas sektor tersebut dapat lebih berguna dan tepat sasaran.

Baca: Bupati Ray Fernandez Serius Perangi Kasus Perdagangan Manusia

Plt Wali kota Kupang, Johana Lisapaly, SH, M.Si menyampaikan selamat datang kepada tim verifikasi. Diakuinya kehadiran mereka merupakan suatu kehormatan bagi Pemkot juga masyarakat Kota Kupang.

Menurutnya Pemkot Kupang terus berupaya menghadirkan berbagai kebijakan dan program inovasi pro perempuan dan anak, di antaranya berupa Perda Pengarusutamaan Gender, Perda Anak Jalanan dan Perda Kesehatan Ibu, Bayi dan Bayi Baru Lahir.
Pemkot Kupang juga melalui instansi terkait melakukan penyuluhan bagi ibu rumah tangga dalam membangun keluarga sejahtera dan kegiatan bimbingan manajemen usaha bagi perempuan dalam mengelola usaha tenun ikat, serta pelatihan kepemimpinan bagi perempuan.

Selain itu Pemkot Kupang juga telah membentuk Sekretariat bersama penanggulangan kasus kekerasan yang berlokasi di Kelurahan Bakunase, terutama dalam melakukan pencegahan, rehabilitasi, pendampingan serta pemberdayaan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan.

Pemkot Kupang juga membangun koordinasi yang bersinergi dengan organisasi perempuan lainnya seperti GOW, TP-PKK, Dharma Wanita, PSW-Undana, serta dengan lembaga masyarakat lainnya sehingga ke depan secara bersama dapat mewujudkan pembangunan yang responsif gender.

Semuanya itu dilakukan sebagai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan perlindungan anak di Kota Kupang ke arah yang lebih baik.

Turut mendampingi Plt Wali kota dalam pertemuan tersebut, Asisten Pemerintahan Sekda Kota Kupang, Drs.Yos Rera Beka, Kepala Bapeda Kota Kupang, Elvianus Wairata dan Kepala Bagian Pemberdayaan Perempuan Setda Kota Kupang, Drg. Fransisca Johana.