Landasan Pacu Bandara A.A Bere Tallo Akan Diperpanjang 2000 Meter

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Landasan pacu Bandar Udara A.A Bere Talo, Haliwen, Kelurahan Manumutin, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan antara Negara Indonesia dan Timor Leste akan diperpanjang menjadi 2000 meter.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi kepada awak media saat mengunjungi Bandara A.A Bere Tallo, Sabtu (29/10/2016)

Menurut Sumadi, perpanjangan landasan pacu bandara A.A Bere Tallo, Haliwen dikarenakan telah ada pembebasan lahan dari masyarakat setempat. Perpanjangan landasan bandara dianggarkan pada tahun 2017 mendatang.

“Dana 52 miliar sudah dikembalikan karena belum ada bebas lahan. Tapi tadi ada warga yang sudah serahkan lahannya, dan tahun depan akan dikerjakan,” ujar Menhub Sumardi.

Baca: Karena Dangkal, Pelabuhan Baru Atapupu Belum Beroperasi

Dijelaskan, saat ini panjang landasan pacu Bandara A.A Bere Talo 1600 meter. Dengan adanya pembebasan lahan dari masyarakat maka landasan pacu Bandara akan diperpanjangan menjadi 2000 meter.

“Kalau landasannya 2000 meter maka pesawat 737 klasik sudah bisa mendarat di bandara ini. Apa yang kita lakukan pastikan bandara ini bertambah baik demi kesejahteraan masyarakat perbatasan Belu,” ucap dia.

Menhub Budi Karya Sumadi bersama rombongan tiba di bandara A.A Bere Talo pukul 15.40 Wita menggunakan pesawat jet. Rombongan Menteri disambut Bupati Belu Willy Lay, Wabup J.T Ose Luan, Ketua Komisi V DPR RI Farry Francis, Ketua DPRD Belu, Ketua TP PKK Belu, Pimpinan Forkompinda dan SKPD Belu serta Wadan Yonif Raider 641/BRU.

Dalam kunjungan tersebut, warga Haliwen Markus Mause yang nota bene pemilik lahan menyerahkan sertifikat tanah dengan luas lahan 3 hektare untuk perpanjangan landasan bandara A.A Bere Talo kepada Pemerintah yang diterima langsung oleh Menteri Perhubungan Sumadi.