Wagub Benny Litelnoni Resmikan Gedung Gereja Lahairoi Kuanheun

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Benny Alexander Litelnoni didampingi Wakil Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pdt Agustina Oematan Litelnoni pada, Jumat (28/10/2016) meresmikan gedung gereja Lahairoi, Kuanheun di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Peresmian gedung kebaktian tersebut diisi dengan ibadat pentahbisan yang dipimpin oleh Pdt. Deliana Krispusa Poyek-Snae M.Th.

Dalam sambutannya, Wagub Benny Litelnoni mengingatkan jemaat agar tetap sehati dalam memuliakan Tuhan. Persekutuan dengan jemaat mesti tetap terjaga. Relasi dengan sesama harus tetap terbangun dalam cinta dan peduli satu dengan yang lain.

“Banyaknya sumbangan dari para donatur yang digunakan dalam pembangunan gedung kebaktian Lahairoi, Kuanheun menunjukan adanya perhatian dan ikatan batin yang kuat antara jemaat setempat dengan jemaat dari berbagai tempat lainnya,” katanya.

Pdt.Deliana Krispua Poyek-Snae berharap, gereja harus peduli dan turut ambil bagian serta merasakan penderitaan sesama. “Kepedulian yang dimaksud adalah peduli yang memiliki kematangan sudut pandang, kematangan menerima orang lain, kematangan menerima diri sendiri dan kerelaan hati dalam memberi diri,” katanya.

Baca: Penundaan DAU Hambat Proses Percepatan Cetak Sawah Baru

Ketua Panitia Pembangunan, Apolos Kofan dalam laporannya mengatakan, untuk dapat menjawab pergumulan jemaat Lahiroi Kuanheun akan sarana dan ibadah yang baru dan memadai, maka sejak tahun1997, Jemaat Lahiroi telah berupaya membangun sebuah gedung baru.

“Karena itu sejak tahun 1997 – 2016 telah dilaksanakan pembangunan secara bertahap sehingga fisik gedung gereja telah mencapai seratus persen dimana tepatnya hari ini ditabiskan. Pembangunan tersebut menghabiskan dana sebesar 4 miliar (Rp. 4.555.605.935),” katanya.

Ibadah Syukur ini dihadiri oleh Kepala Badan Perpustakaan Provinsi NTT, Fredik Tielman, Kepala Biro Humas Setda Provinsi NTT, Semuel Pakereng, Camat Kupang Barat serta sejumlah mantan Ketua Majelis Jemaat Lahairoi, tokoh masyarakat, tokoh agama, para donatur, dan undangan lainnya.