Dana “Sharing” Pembebasan Lahan Bendungan Kolhua Batal Didistribusi

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dana “sharing” yang disiapkan khusus oleh Pemerintah Kota Kupang, bagi pembebasan lahan Bendungan Kolhua, batal distribusi ke dinas-dinas sesuai keinginan Komisi I DPRD Kota Kupang, karena permintaan dari pemerintah Kota Kupang agar dana tersebut disiagakan lagi selama setahun kedepan.

Demikian dikatakan, Anggota Badan Anggaran (Banggar), sekaligus Ketua Komisi I, DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat Kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang.

Baca: Pemetaan Urusan Pemerintahan Perlu untuk Menentukan Susunan Perangkat Daerah

Menurut Zeyto, pasca ada aturan baru soal pembebasan lahan diatas empat hektar menjadi kewenangan Provinsi, dan komisi I merasa dana sharing tersebut, sebaiknya dialihkan kedinas-dinas yang membutuhkan anggaran, ketimbang dana tersebut didiamkan selama bertahun-tahun, sehingga dalam sidang perubahan APBD tahun 2016, komisi mengusulkan agar dana tersebut di distribusi ke dinas saja. Namun pemerintah Kota Kupang, dalam rapat Banggar, meminta kepada DPRD agar dana tersebut jangan dulu didistribusi sampai tahun depan sambil menunggu perkembangan terbaru soal rencana pembangunan bendungan Kolhua.

selain itu, Kata Zeyto, secara total, dana sharing yang disediakan sebenarnya berjumlah Rp.8 miliar, karena Rp.4 miliar merupakan hibah dari pemerintah Proovinsi NTT, kepada Pemkot Kupang untuk pembebasan Lahan bendungan Kolhua, tetapi dana itu juga masih ada, dan menunggu perkembangan selanjutnya. Jika selama setahun kedepan, dana itu juga masih diparkir saja, komisi juga akan meminta Pemkot untuk mendistribusi dana tersebut untuk digunakan bagi hal-hal yang berguna ketimbang disimpan. Lagipula dana tersebut merupakan dana hibah dari pemerintah provinsi, sehingga sudah menjadi milik pemkot Kupang.