Kota Kupang Darurat Air Bersih, DPRD Minta Perhatian Serius Pemerintah

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Fraksi Gabungan Kebangkitan Bangsa, DPRD Kota Kupang, menilai Kota Kupang saat ini sedang dihadapi dengan keadaan darurat air bersih, yakni kondisi ketersediaan air bersih yang sangat minim dan cenderung mengalami penurunan yang signifikan, sehingga butuh perhatian lebih dari pemerintah untuk menangani masalah air bersih.

“Air perlu menjadi perhatian serius, baik oleh pihak Pemerintah maupun masyarakat Kota Kupang,” Kata Anggota Fraksi Gabungan Kebangkitan Bangsa, Theodora Ewalada Taek.

Menurutnya, untuk menjaga ketersediaan air bersih di wilayah Kota Kupang, Pemerintah harus bisa mengalokasikan anggaran yang memadai demi peningkatan program pengembangan pengelolaan dan konversi sungai, danau, dan sumber air lainnya di Kota Kupang.

“Kota Kupang harus memiliki banyak embung serta bendungan-bendungan kecil di sungai, agar air hujan yang turun maupun air sungai yang mengalir, tidak mengalir begitu saja hingga ke laut, tetapi bisa ditampung sedemikian rupa agar teresap ke dalam tanah menjadi air tanah,” ujarnya.

Baca : PAD Kota Kupang Capai 90 Persen Dari Target

Pada kesempatan itu, ia juga meminta, masyarakat Kota Kupang juga harus berperan aktif menjaga ketersediaan air bersih, dengan membangun kesadaran diri untuk bisa membuat sumur-sumur resapan di halaman rumahnya masing-masing.

Sementara itu, Walikota Kupang, Jonas Salean juga mengatakan, untuk menjaga ketersediaan air tanah di wilayah Kota Kupang, Pemerintah di tahun anggaran 2017 mendatang, siap menganggarkan dana sebesar Enam Miliar Rupiah untuk digunakan dalam pembangunan embung serta hal-hal lainnya yang menunjang program pengembangan pengelolaan dan konversi sungai, danau, dan sumber air lainnya di Kota Kupang.

Untuk diketahui, saat ini alokasi dana yang dianggarkan Pemerintah Kota Kupang untuk program pengembangan pengelolaan dan konversi sungai, danau, dan sumber air lainnya di Kota Kupang tahun 2016, sebesar Lima ratus Juta Rupiah.