OTT di Kemenhub, Pengamat: Ketika Izin Berbelit, di Situ Ada Pungli

Bagikan Artikel ini

Jakarta, NTTOnlinenow.com – Pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo mengaku tidak heran dengan terkuaknya pungli di Kemenhub berkat adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) polisi. Sebab menurut Agus, perizinan memang ‘komoditas’ yang paling memberi peluang terjadinya pungli.

“Saya enggak kaget, kan izin itu komoditas paling laris di Indonesia. Ketika izin susah, berbelit-belit, di situ peluang pungli muncul,” kata Agus saat berbincang dengan detikcom, Selasa (11/10/2016).

Tak jarang sistem perizinan yang sebenarnya sederhana justru dipersulit demi pungli. Bahkan untuk mencairkan program yang sudah dianggarkan, juga harus melakukan pungli.

“Karena di dunia ini memang di mana-mana ada pungli, enggak cuma di Indonesia. Di Amerika pun ada pungli,” ujarnya.

Dalam OTT di Kemenhub, Selasa (11/10), polisi menangkap 6 orang. 2 Di antaranya merupakan PNS, sedangkan sisanya honorer dan pegawai harian lepas (PHL) Kemenhub.

Barang bukti yang ditemukan terbagi di dua lantai Kemenhub. Di lantai 6 ditemukan uang Rp 34 juta, sedangkan di lantai 12 ditemukan Rp 61 juta.

Nilai uang yang ditemukan yakni dalam bentuk seratus ribu, lima puluh ribu, dua puluh ribu hingga lima ribuan. Barang bukti lainnya yakni buku tabungan senilai hampir Rp 1 miliar. Diduga uang ini untuk mengurus masalah perizinan di Ditjen Perhubungan Laut. detik.com