NTT Perlu Bangun Fasilitas Olahraga yang Memadai

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Ketersediaan fasilitias dan sarana penunjang olahraga menjadi salah satu faktor kunci mendongkrak prestasi para atlet Nusa Tenggara Timur (NTT). Karena itu, perlu untuk dibangun fasilitas olahraga yang memadai di daerah itu.

Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTT, Lambert Tukan menyampaikan ini kepada NTTOnlinenow.com di Kupang, Rabu (28/9/2016).

Menurut Lambert, KONI Nusa Tenggara Timur terus berupaya mendorong pembangunan fasilitas olahraga sebagai pusat latihan dan kompetisi bagi para atlet di provinsi berbasis kepulauan itu.

Mahasiswa Fapet Undana Didorong Terapkan Ilmu Lewat wirausaha

“Harus kita akui bahwa fasilitas seperti lapangan maupun saran-prasarana penunjang untuk cabang-cabang olahraga yang kita miliki masih belum memadai,” katanya.

Lambert mengatakan, pihaknya terus mendorong agar pemerintah bisa menyiapkan porsi anggaran yang cukup untuk pembangunan maupun pengembangan fasilitas olahraga.

“Contohnya saat ini untuk kebutuhan lapangan kita masih kurang sehingga para atlet seperti dari cabang olahraga kricket masih menggunakan faslitias lapangan sepakbola untuk latihan. Faslitias lapangan untuk olahraga futsal maupun sepakbola juga belum memadai,” katanya.

Sepanjang 2016, Di Kota Kupang Terjadi 48 Kebakaran Kerugian Capai 43 miliar

Dia menyampaikan,  pemerintah NTT sudah menganggarkan pembangunan lapangan futsal dengan nilai lebih dari Rp 2 miliar dan sekitar Rp 7 miliar untuk lapangan sepakbola yang akan dilakukan pada tahun 2017 mendatang.

“Kita berharap agar rencana pembangunan tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar sehingga bisa menambah kebutuhkan fasilitas olahraga di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Selain tempat latihan untuk cabang olahraga lain seperti taekwondo, kempo, dan tinju pun sejauh ini masih belum memadai. Namun, kata Lambert, pihaknya mengapresiasi usaha para atlit yang bisa berjuang meraih prestasi dalam ajang kompetensi di tingkat nasional meskipun dengan dukungan fasilitas yang belum memadai.

Jumlah TPS Pilwalkot Bertambah

“Patut kita apresiasi karena cabang olahraga Kricket saat ini kita sudah dapat medali perunggu di PON Jawa Barat, sementara untuk kempo sudah meraih sejumlah medali emas,” katanya.
Lambert menyampaikan, terkait upaya peningkatan prestasi, pihak pemerintah provinsi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga terus melakukan pembinaan atlit serta mengadakan berbagai kompetisi untuk mencari bibit-bibit atlet di berbagai daerah pelosok.

Dia mengemukakan, untuk menggenjot prestasi olahraga maka, semua aspek harus terus didorong tidak hanya fasilitas olahraga tidak juga pemberdayaan secara organisasi, pelatih, juri dan juga kemampuan atlet.

“Kita akan terus mendorong peningkatan kualitas semua aspek tersebut agar prestasi olahraga kita tidak tertinggal dari daerah lain karena kita memiliki sumber daya atlet yang potensial,” tandas Lambert.