Penyidik Polres Belu Lengkapi Berkas SMKN Yang Kurang

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Berkas dugaan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) pada SMKN Raihenek, Kecamatan Kobalima  yang dikembalikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu masih kurang, kini sedang dalam proses pelengkapan oleh penyidik Polres Belu.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Belu, AKBP Michael Ken Lingga melalui Kasat Reskrim Polres Belu, Iptu Nyoman Putra kepada NTTOnlinenow.com, Selasa (27/6/2016).

Baca : Penyaluran Dana Anggur Merah Capai 2658 Desa di NTT

“Berkasnya masih kurang, Jaksa sudah kembalikan ke kita. Sementara penyidik masih proses untuk lengkapi proses tersebut,” ujar Nyoman.

Dikatakan, berkas tahap satu tersebut akan dilimpahkan kembali ke pihak Kejari Belu, apabila seluruh berkas yang masih kurang telah dilengkapi sesuai petunjuk pihak Jaksa.

“Kita masih lengkapi. Kemungkinan awal bulan Oktober ini kita akan limpahkan kembali ke Jaksa untuk diproses lanjut,” ucap dia.

Baca : Pengawasan Lemah, Penyelundupan Marak di Belu Perbatasan RI-RDTL

Untuk diketahui, penyidik Jaksa Kejari Belu mengembalikan berkas tahap satu dugaan kasus tipikor SMKN Raihenek, Kobalima yang melibatkan mantan Kasek Balthasar Manek ke penyidik Polisi karena masih kekurangan berkas.

“Berkasnya sudah diteliti oleh Jaksa dan masih ada kekurangan, sehingga kita kembalikan ke penyidik Polres Belu untuk segera dilengkapi,” jelas Kajari Belu, Rivo Madellu kepada media, Rabu (21/09/2016) lalu di Atambua.