Jaksa Kembalikan Berkas Tahap Satu Dugaan Korupsi SMKN Kobalima ke Polisi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu mengembalikan berkas dugaan korupsi SMKN Raihenek, Kobalima yang melibatkan mantan Kepala Sekolah Balthasar Manek ke penyidik Polres Belu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belu, Rivo Medellu kepada nttonlinenow.com, Rabu (21/9/2016) di Atambua mengatakan, pihaknya baru menerima berkas tahap satu kasus dugaan korupsi pengembangan dana SMK unggul pada SMKN Kobalima yang dilimpahkan penyidik Polres Belu.

“Berkasnya telah diteliti oleh Jaksa dan masih ada beberapa kekurangan, sehingga berkas dikembalikan ke penyidik Polisi,” ujar dia.

Terkait hal tersebut jelas Medellu, pihaknya telah melakukan konsultasi dengan penyidik Polres Belu untuk melengkapi berkas kasus SMKN Kobalima yang masih kurang.

“Kita sudah kembalikan, mungkin sekarang lagi dilengkapi pihak penyidik Kepolisian Polres Belu,” tutur dia.

Untuk diketahui dalam pemberitaan sebelumnya, berdasarkan hasil audit pihak BPKP terhadap proyek dana pengembangan SMK unggul pada SMKN Raihenek, Kecamatan Kobalima merugikan keuangan negara senilai Rp 405.108.381 dari pagu dana APBN sebesar Rp 4.957.000.000.

Anggaran proyek tahun 2012 lalu tersebut bersumber dari dana Kementerian Pendidikan Subdit Direktorat Pembinaan SMK dengan total dana senilai Rp 4.957.000.000. Dana tersebut dipergunakan untuk membiayai kegiatan fisik dan non fisik pengadaan peralatan laboratorium dan jasa konstruksi pada SMKN Raihenek di Kabupaten Malaka wilayah perbatasan antara Negara Indonesia dan Timor Leste.