Keluarga Konay Berjanji Tidak Akan Ganggu Lahan Yang Dijual Minggus

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pasca telah ditetapkan sebagai pemilik lahan resmi atas lahan seluas 75 Hektar Lebih di Kelurahan Oesapa, dan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung, (MA) RI Nomor 1251.K/PDT/2007, Tanggal 22 Januari 2008 dan Putusan MA, RI Nomor 82.PK/PDT/2001, Tanggal 26 April 2011, Keluarga Konay berjanji tidak akan mengganggu lahan yang sudah ada bangunan maupun yang sudah dibangun rumah oleh warga yang telah membeli dari Minggus Konay Almarhum.

“Secara keseluruhan, luasan tanah ada sekitara 75 Hektar di Kelurahan Oesapa Selatan, tetapi kami tidak akan mengambil semua lahan. Kami hanya akan mengambil kembali lahan yang masih kosong. Sedangkan lahan yang sudah ada rumah dan dijual oleh saudara kami Minggus Konay, tidak akan kami ambil kembali,” Ujar Nixon Lili, anak dari Salah satu ahli waris atas lahan tersebut, Yuliana Konay kepada wartawan, disaat memasang plang kepemilikan dari keluarga konay, di Jalan Piet A. Tallo, senin (19/9/2016).

Menurutnya, sebenarnya seluruh aset tanah yang selama ini diklaim oleh Minggus Konay sebagai pemilik tunggal tidaklah benar, sebab dalam keluarga Konay ada enam bersaudara yang punya hak sama atas lahan, namun Minggus Konay selama ini terkesan semena-mena atas lahan tersebut, dan tidak pernah mau berkompromi dengan semua saudaranya soal lahan milik keluarga. Dia (Minggus) menjual hampir sebagian aset milik keluarga tanpa sepengetahuan keluarga. Banyak keluarga yang sudah mengkomplain terhadapnya, namun komplain itu tidak pernah dihiraukan. Bahkan keluarga juga sudah sempat mengadu ke pihak Pertanahan, dan aparat keamanan.

Namun Kata Lili, setelah Saudara mereka Minggus Konay meninggal dunia beberapa waktu lalu, Keluarga besar Konay merasa perlu seluruh aset itu dibagi merata kepada semua anggota keluarga, sehingga areal yang saat ini kosong dan belum ditempati, akan diambil alih oleh keluarga Konay.

“Setelah sekian lama kami diam. Kami akan mengambil kembali aset keluarga kami untuk dibagi merata. Bagi warga yang telah membeli dari sauadara kami minggus Konay tidak perlu khawatir, karena semua saudara dari Minggus Konay yang masih hidup sudah berkomitmen untuk tidak mengganggu lahan yang telah dijual. Kami hanya mengambil pulang lahan kami yang masih kosong,” ujarnya.