Komisi III Akan Pantau Pekerjaan Jalan di Kota Kupang

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Terkait informasi dari warga Kota Kupang, bahwa pelaksanaan pekerjaan jalan di Kota Kupang, yang dikerjakan tidak sesuai spesifikasi yang ditetapkan, Komisi III DPRD Kota Kupang, berencana turun mengawasi langsung pekerjaan jalan di sela-sela sidang II DPRD Kota Kupang.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang, Herry Kadja Dahi di kantor DPRD Kota Kupang, usai rapat Paripurna DPRD. Kota Kupang, tentang tanggapan Walikota Kupang atas penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap pengajuan Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kota Kupang, mengatakan, sesuai informasi yang diperoleh ada beberapa pekerjaan, hanya diawasi oleh satu konsultan pengawas, sehingga bisa mengakibatkan banyak pekerjaan akan terbengkalai, sebab menjadi kesulitan bagi konsultan pengawas dalam melakukan pengawasan pekerjaan-pekerjaan yang ada.

“Dengan satu konsultan pengawas tentu pengawasan tidak bisa maksimal. Untuk itu komisi dalam waktu dekat akan turun ke lapangan untuk memantau pekerjaan-pekerjaan tersebut, walaupun tanpa SPPD kami tetap turun lapangan. Saat ini kami sementara meminta data dari dinas PU soal pekerjaan yang sementara dikerjakan,” kata Herry.

Herry mengaku, dewan dalam menjalakan fungsi pengawasan hanya pada SKPD tersebut, bukan pada pihak ke III. Sehingga dalam pemantauan ini, jika dilihat pekarjaan yang sudah selesai dan dalam masa pemeliharaanya jika pekerjaan tersebut rusak maka harus segera diperbaiki.

“Pekerjaan yang dikerjakan ini adalah uang rakyat, sehingga saya sudah selalu mengingatkan kepada dinas terkait agar fungsi pengawasan sangat perlu,” ujar Herry.

Hal senada juga dikatakan anggota komisi III, Merry Salouw. Menurutnya, bertepatan dengan sidang II komisi pastinya akan turun secara langsung kelapangan untuk memantau langsung semua pekerjaan fisik.

“Dalam masa sidang II, akan rehat selama dua hari bagi komisi, dan kesempatan itu akan dimanfaatkan oleh komisi untuk memantau pelaksanaan pekerjaan proyek fisik dilapangan,” ujarnya.