Pendanaan KPU Untuk APK Tetap Berjalan

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Menyusul ada permintaan dari Komisi I, kepada Komisi Pemlihan Umum Kota Kupang, dan Tim Pembahasan Anggaran Daerah (TPAD) Pemerintah Kota Kupang, untuk membahas lagi anggaran Pemilihan walikota Kupang, terkait adanya item penganggaran yang dikurangi berdasarkan peraturan KPU.

Anggota KPU Kota Kupang, sekaligus Jubir KPU, Daniel Bangu Ratu mengakui berdasarkan aturan KPU yang baru memang ada penganggaran yang dikurangi, khususnya Alat Peraga Kampanye (APK), namun dalam aturan tersebut, hanya ditambahkan klausul bahwa APK bisa disiapkan oleh para kandidat, dan KPU sebagai penyeleanggara juga akan menyiapkan APK.

“Kalau APK disiapkan oleh KPU sangat terbatas dan berdasarkan titik-titik pemasangan yang ditetapkan, sehingga pihak partai telah mengajukan keberatan dan diterima oleh KPU sehingga, alat peraga bisa disiapkan, tetapi KPU juga harus menyiapkan APK untuk para pasangan calon walikota kupang,” Kata Daniel kepada wartawan, Selasa (13/9/2016) di Kupang.

Dia mengaku, kalau ada kelebihan anggaran untuk APK seperti yang dimaksud oleh Komisi I, DPRD Kupang, memang ada, karena estimasi awal KPU untuk pengadaan APK untuk 8 pasangan calon calon walikota dan wakil walikota. Namun siperkirakan pasangan calon yang mengikuti pemilihan walikota diperkirakan hanya empat atau tiga pasangan calon saja, sehingga bisa dipastikan ada anggaran lebih untuk item penganggaran APK.

Dikatakan estimasi anggaran untuk APK bagi setiap pasangan calon sebesar Rp.500 juta, sehingga ketika dalam penetapan pasangan calon, jumlah peserta pilwalkot tidak sampai 8 pasangan calon, maka dipastikan akan kelebihan anggaran, apalagi saat ini, sesuai hitungan matematis, kemungkinanan besar hanya tiga pasangan calon yang akan maju lewat pintu parpol dan dua pasangan calon yang telah memasukan berkas dukungan untuk calon perserongan.

Sebelumnya, Sekertaris Komisi I, Adrianus Talli meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemda kota Kupang, bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang, untuk melakukan kajian kembali soal pendanaan Pemilihan Walikota Kupang tahun 2017. Pasalnya, sesuai Peraturan KPU, sebelumnya, Alat Peraga Kampanye (APK) disiapkan oleh KPU, tetapi setelah muncul lagi aturan baru KPU bahwa penyediaan APK disiapkan kembali oleh masing-masing kandidat bakal pasangan calon (Paslon), maka perlu dilakukan penghitungan kembali anggaran Pilwalkot.

Menurutnya, kesepakatan anggaran untuk pemilihan walikota Kupang, yang disiapkan pemerintah Kota Kupang, sebesar Rp.23,4 miliar. Besaran dana tersebut sudah disesuaikan dengan penyediaan APK oleh KPU, sehingga ketika ada aturan KPU baru yang mewajibkan para pasangan calon walikota menyiapkan sendiri APK mereka, maka perlu penghitungan kembali anggaran, agar tidak semua anggaran yang dialokasikan tidak terpakai habis, karena ada item pendanaan yang sudah dikurangi.

Komentar ditutup.