Gerakan Pramuka Didik Generasi Muda Berkarakter Pancasila

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Gerakan Pramuka sangat penting dalam mendidik serta membangkitkan semangat cinta tanah air dalam kepribadian di kalangan generasi penerus dan juga membentuk generasi muda bangsa Indonesia berkarakter Pancasila.

Hal ini disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya dalam sambutannya pada Acara Pelantikan Majelis Pembimbing Daerah dan Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) NTT Masa Bhakti 2015-2020 di Kupang, Kamis (8/9/2016).

Menurut Lebu Raya, Pramuka merupakan wadah tepat untuk mengembangkan konsep revolusi mental yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Melalui berbagai kegiatan dan kebersamaan yang dipupuk dalam gerakan Pramuka, generasi penerus dilatih untuk menghindari mental instan. Harus berjuang untuk meraih kesuksesan.

“Melalui gerakan ini, kita dapat mengantar generasi muda untuk berwawasan nasional tanpa diskriminasi untuk terus membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal itu bisa dilakukan lewat pengamalan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharmanya. Negara ini akan tetap aman dan tenteram,” katanya.

Lebu Raya mengatakan, segenap masyarakat NTT pantas berbangga karena delegasi dari daerah itu menjadi penggagas status hukum gerakan Pramuka ditingkatkan dari Keputusan Presiden menjadi Undang-Undang.

“Saya ingat betul karena saya yang memimpin rombongan menghadap Kwartir Nasional (Kwarnas) dan DPR RI untuk mendesak agar Gerakan Pramuka dinyatakan dalam Undang-Undang. Upaya ini tidak sia-sia karena kemudian lahirlah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka,” ungkapnya.

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Indonesia, Adhyaksa Dault dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, kehadiran gerakan Pramuka sangat strategis dalam pengembangan karakter anak bangsa.

“Dalam Gerakan Pramuka, merah putih terus dipertahankan. Gerakan ini ibarat taman yang merawat nasionalisme. Mempersatukan berbagai ragam orang dari berbagai latar belakang. Pramuka bersama TNI dan POLRI harus menjadi yang terdepan dalam mempertahankan NKRI,” ujar Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga di era Kabinet Indonesia Bersatu jilid I itu.

Adhyaksa juga meminta agar semua yang terlibat dalam gerakan Pramuka memiliki mental pelayan. Lewat gerakan Pramuka pula, seseorang diasah untuk menapaki karir secara berjenjang. Anggota pramuka juga tidak boleh menjelek-jelekan pemimpin yang telah diberi mandat oleh rakyat.

“Ada empat hal pokok yang dibangun dalam periode kepemimpinan saya yakni rebranding pramuka agar semakin menarik banyak kaum muda, pramuka untuk perubahan, menata organisasi serta membangun jejaring internasional,” jelas pria yang dilantik menjadi Ketua Kwarnas pada Tahun 2013 lalu.

Dalam acara tersebut, Ketua Kwarnas melantik Frans Lebu Raya sebagai Ketua Mabinda dan Lusia Adinda Lebu Raya sebagai Ketua Pengurus Kwarda NTT periode 2015-2020. Ketua Kwarnas juga menganugerahkan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka kepada Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Walikota Kupang, Bupati Manggarai Timur serta Bupati Manggarai Barat.

Komentar ditutup.