Dua Warga Belu di Tahan Sipol, Pemkab Surati Konsulat di Timor Leste

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Ditahannya dua warga Belu, Benyamin Bere asal Desa Makir dan Sisilia Koe asal Desa Mahuitas oleh Sipol/Polisi Timor Leste terkait transaksi penjualan senjata api secara ilegal mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu.

Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan saat dikonfirmasi NTTOnlinenow.com, terkait kasus tersebut, Kamis (8/9/2016) di Atambua mengatakan, Pemkab sudah mendapat laporan berupa surat terkait dua warga yang ditangkap dan ditahan Sipol di Timor Leste.

“Petunjuk Pak Bupati supaya menyurati Konsulat di Timor Leste, untuk membantu fasilitasi segala sesuatu disana,” ujar Ose.

Dijelaskan bahwa, surat dari pihak Desa terkait dua warga yang ditahan baru diterima Pemkab kemarin. Nantinya surat untuk Kosnsulat akan dibuatkan oleh pihak Kesbangpol Belu. “Nanti Kesbang yang buat surat, karena suratnya baru kita terima kemarin,” ucap dia.

Surat tersebut nanti akan diberikan melalui konsulat di Atambua untuk selanjutnya diberikan ke pemerintah di Timor Leste.

“Besok saya cek lagi. Suratnya untuk berikan pendampingan bagi dua warga dan itu sesuai petunjuk Pak Bupati,” jelas dia.

Untuk diketahui, dua orang warga Kabupaten Belu asal Desa Makir dan Mahuitas, Kecamatan Lamaknen, Timor Barat ditangkap aparat keamanan Sipol/Polisi Timor Leste (RDTL) di Kali Malibaka wilayah Negara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

Benyamin Bere warga Desa Makir berprofesi sebagai Ojek dan Sisilia Koe asal Desa Mahuitas pemilik senjata api. Keduanya ditangkap Sipol Timor Leste di tapal batas dengan Maliana, Distric Bobonaro pada tanggal 1 September lalu pukul 14.00 Wita di Kali Malibaka tepatnya di pilar nomor 58 ketika sedang melakukan transaksi jual beli secara ilegal.

Kondisi kedua warga pasca ditangkap Sipol Timor Leste hingga dengan saat ini masih berada di wilayah Timor Leste dan belum dibebaskan karena masih proses hukum atas kepemilikan senapan angin sebanyak 30 pucuk.