OPCW Umumkan Sisa Cadangan Senjata Kimia Libya Berhasil Dimusnahkan

Bagikan Artikel ini

Den Haag, NTTOnlinenow.com – Sisa cadangan senjata kimia milik Libya berhasil dimusnahkan. Operasi pemusnahan ini terutama demi mencegah senjata kimia jatuh ke tangan yang kurang tepat.

Pengumuman mengenai keberhasilan pemusnahan disampaikan oleh lembaga pelaksana Konvensi Senjata Kimia yakni Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons/OPCW (Organisasi Pelarangan Senjata Kimia) yang bermarkas di Den Haag.

“Upaya internasional di bawah koordinasi OPCW telah mencapai tonggak penting dalam menjamin senjata kimia tidak jatuh ke tangan-tangan yang kurang tepat,” ujar Dirjen OPCW Dubes A. Uzumcu melalui rilis yang diterima detikcom Den Haag, Rabu malam atau Kamis (1/9/2016) dinihari WIB.

Menurut Dirjen OPCW, pemusnahan ini atas permintaan Libya sendiri dalam upaya mematuhi Konvensi Senjata Kimia. Permintaan disetujui oleh Dewan Eksekutif OPCW dan disahkan oleh Dewan Keamanan PBB pada Juli 2016.

Pemusnahan ini merupakan tahap awal dari operasi yang sedang berjalan untuk memusnahkan sisa-sisa program senjata kimia Libya yang kini sudah berhenti.

Dirjen OPCW mengapresiasi kerjasama yang berlangsung antar negara-negara yang berkontribusi dalam operasi ini antara lain Kanada, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Italia, Malta, Spanyol, Inggris dan Amerika Serikat.

Dikatakan bahwa mereka sejauh ini tanggap atas permintaan untuk bantuan personil, keahlian teknis, peralatan, sampai keuangan dan sumber daya lainnya. Terutama Denmark telah memberikan aset kelautan untuk mengangkut senjata-senjata kimia.

Dirjen OPCW juga menyatakan keyakinannya bahwa tujuan akhir dari pemusnahan senjata kimia Libya ini akan tercapai dengan selamat, aman dan tepat waktu.

Sumber : detik.com