Prajurit Yonif Raider 641/BRU Jaga Kehormatan dan Kesatuan

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Selama menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan kedaulatan dan keutuhan NKRI, prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 641/Beruang diminta harus tetap menjaga kehormatan dan kesatuan Batalyon.

Hal tersebut ditegaskan Dansatgas Yonif 641/Bru, Letkol Inf. Wisnu Herlambang dalam sambutan acara ulang tahun ke tiga Yonif Raider 641/Bru dari Yonif biasa, Senin (22/8/2016) di Mako Satgas, Umanen, Atambua Barat, Kabupaten Belu, Timor Barat.

Menurut Herlambang, Batalyon ini didirikan sejak 51 tahun yang silam dan hari ini syukuran yang digelar ulang tahun Yonif Raider 641/Beruang yang ketiga dari Yonif biasa 641/Beruang sebelumnya.

Lanjut dia, Batalyon Raider 641/Bru organik dari Kodam 12 dan Mako Batalyon berada di Singkawang. Keberadaan satuan Beruang di Kabupaten Belu menjalankan perintah Panglima melaksanakan tugas pengamanan wilayah perbatasan selama 9 bulan kedepan.

“Kita akan lakukan pengamanan perbatasan RI dan Timor Leste. Tupoksi kami menjaga kedaluatan dan keutuhan NKRI. Selain itu kami juga lakukan tugas mencegah penyelundupan di batas dan membantu masyarakat,” ujar Herlambang.

Jelas dia, selama ini juga kesatuannya melakukan teritorial berupa bhaksos, pengobatan khitanan dan pembagian sembako bagi warga kurang mampu di wilayah perbatasan. Juga berupaya membantu Pemerintah Daerah dalam menyediakan bibit ubi ungu.

“Masyarakat yang dekat pos akan dapat bibit ubi ungu dari kita, mengingat tanaman ini mudan tumbuh dan menjanjikan nilai ekonomi,” papar dia.
Herlambang mengingatkan, apabila ada anggota yang nakal, tidak disiplin dalam melaksanakan tugas maka akan ditindak tegas sesuai komitmen yakni akan ditegakan hukum disiplin militer yang berlaku.

“Kedatangan kalian ke perbatasan Belu bukan untuk menambahkan kesulitan hati rakyat, jaga kehormatan diri dan satuan. Kalian tinggalkan keluarga dari jauh untuk laksanakan tugas bukan untuk menambah masalah disini,” pesan dia.

Tambah Herlambang, kesempatan momentun ini dirinya mengajak untuk seluruh stoucholder, aparat negara dan masyarakat yang berada di 20 pos Satgas daerah penugasan untuk  bekerjasama sama bahu membahu menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Kesempatan itu Bupati Lay mengatakan, seluruh masyarakat di perbatasan Belu harus membantu TNI dalam mendukung tugas pengamanan perbatasan dan bantu pertahankan kedaualatan dan keutuhan NKRI sehingga tanah tidak diambil.

“Saya percaya Satgas Yonif Raider 641 punya jiwa korsa. Kami bangga pada kesatuan ini, karena tidak saja pandai dalam bertempur tapi juga pandaia dalam bertani ubi ungu,” ucap Lay.

Kegiatan syukuran tersebut dimeriahkan dengan tarian perang, dan likurai warga Lakmaras yang merupakan budaya daerah timor Belu. Turut hadir pada acara tersebut, Pimpinan Forkompinda Belu, Pimpinan BUMN/BUMD di Belu, Dansatgas UPF Timor Leste, tokoh adat, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.