Marriage Encounter Keuskupan Atambua Angkatan ke XVIII Hasilkan 18 Pasutri

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kegiatan Weekend Marriage Encounter (WE ME) angkatan ke XVIII tahun 2016 diikuti sebanyak 18 pasangan suami istri (Pasutri) asal Belu, Malaka dan TTU wilayah Keuskupan Atambua.

Kegiatan akhir pekan bagi 18 pasutri itu berlangsung selama tiga hari sejak Jumat tanggal 19 sampai Minggu 21 Agustus, yang berlangsung di Hotel Timor, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Para peserta 18 pasutri merupakan hasil rekrutan dari pasutri-pasutri angkatan sebelumnya. Kegiatan weekend (akhir pekan) diikuti peserta mulai hari pertama Jumat (sore) hingga malam pukul 22.00 wita. Dilanjutkan pada Sabtu pagi hingga malam dan berakhir pada Minggu sore ditutup dengan perayaan ekaristi oleh Imam ME, Rm Siprianus Mau Tes, Pr, Pater Fidelis, Svd dan Rm Yoris Giri, Pr.

Selama tiga hari kegiatan berlangsung para peserta pasutri mendapat materi dari tiga tim pasutri ME yakni tim pasutri Ana-Paul, Yani-Jhon, Febby-Michael dan satu tim Imam ME Romo Siprianus Tes Mau. Selain 18 pasutri, puncak kegiatan itu dihadiri Kormep ME dan sejumlah pasutri dari angkatan sebelumnya.

Weekend ME merupakan sebuah gerakan dari Gereja Katolik untuk pasangan suami istri. Dengan kegiatan yang diberikan setiap akhir pekan itu  pasutri mendapat kesempatan untuk melatih teknik berkomunikasi berdua. Selain itu juga melihat jauh ke dasar hubungan pasutri dimaksud setelah menerima sakramen perkawinan.

Koordinator Wilayah ME Keuskupan Atambua pasutri Yani-Jhon mengatakan, melalui kegiatan weekend ME selam tiga hari para pasutri dapat berbagai perasaan satu sama lain. Merupakan kesempatan pasutri bisa melihat sejauh mana hubungan mereka berdua juga hubungan dengan Tuhan.

“Mereka dilatih bagaimana dialog cinta penuh kasih sayang sesama pasangan untuk tingkatkan relasi agar lebih baik lagi,” ujar Yani, Senin (22/8/2016).

Pasutri Yani-Jhon menyampaikan rasa bangga terhadap ke 18 pasutri yang sudah berikrar mengikuti weekend ME selama tiga hari. Tim pasutri komplit memberikan yang terbaik buat kedelapan belas pasutri angkatan XVIII.

“Terimakasih untuk panitia pasutri angkatan XVI dan panitia pendamping serta tim pasutri atas dukungannya. Ini titik awal ME Keuskupan Atambua maju. Kita maju tanpa bantuan tim Kupang dan Surabaya,” papar Yani.

Sebagai Korwil ME Keuskupan pasutri Yani-Jhon mengharapakan, materi-materi yang telah disampaikan selama tiga hari, dialog cinta dan bps tetap dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjaga relasi antar pasangan tetap baik.

“Bulan depan tanggal 2 sampai 4 September kita akan laksanakan weekend ME angkatan ke XIX di Kefa. Terus tanggal 12 September kita akan jalan santai memeriahkan ulang tahun ME wilayah Keuskupan Atambua ke 4,” pungkas Yani.