PKB Isyaratkan Koalisi dengan Gerindra di Pilkada Kota Kupang

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan isyarat bakal berkoalisi dengan Partai Gerindra pada perhelatan Pilkada Kota Kupang tahun 2017 mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTT, Yucundianus Lepa, mengatakan PKB kemungkinan berkoalisi dengan Partai Gerindra. Dengan perolehan tiga kursi di DPRD Kota Kupang PKB tidak akan menjadi penonton.

“Kalaupun PKB memberikan keputusan bergabung dengan siapapun pastinya telah dikaji terlebih dahulu,“ kata Yucundianus kepada wartawan di Kupang, Jumat (19/8/2016).

Yucundianus menjelaskan, keputusan berkoalisi dapat terjadi jika ada keputusan dari DPP. Misalnya DPP PKB memutuskan untuk mendukung pasangan yang telah ada seperti Sahabat dan Firman, bukan berarti PKB asal ikut arus tetapi dukungan itu diberikan dengan berbagai pertimbangan-pertimbangan.

Untuk memastikasn partisipasi PKB di Pilkada Kota Kupang, Yucundianus mengatakan akan berangkat ke Jakarta pada tanggal 22 Agustus mendatang untuk menerima hasil keputusan dari Partai terkait Pilwakot Kupang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra NTT, Esthon Foenay mengatakan Gerindra saat ini sedang melakukan Fit and Propert Test bagi para kandidat yang sudah mendaftar. Para kandidat yang sudah mendaftar, kata Esthon, saat ini sedang mengikuti tahapan tersebut di Jakarta mulai tanggal 19 hingga 22 Agustus 2016.

“Gerinda akan berpartisipasi dalam Pilwalkot. karena Gerindara memiliki lima kursi dan wakil ketua DPRD Kota Kupang juga berasal dari Gerindra, jadi kita akan lihat ini semua indah pada waktunya,” kata Esthon.

Esthon mengatakan, Partai Gerindra akan berkoalisi dengan partai lainnya untuk bisa mengusung paket pada Pilkada Kota Kupang. Namun dia tidak menjelaskan partai-partai yang akan diajak berkoalisi. Dia mengatakan, pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan partai-partai yang belum mengusung calonnya.

“Gerinda akan berkoalisi karena belum mencukupi. Kami pasti akan berpartisiapsi dan tidak akan jadi penonton karena kami punya kursi di DPRD Kota. Jadi kita tunggu saja apakah akan muncul kejutan poros baru seperti yang telah beredar selama ini,“ jelasnya.