Produksi Budidaya Ikan di NTT Meningkat

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Produksi budidaya ikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus meningkat, pada tahun 2015 sebesar 4.152,89 ton atau meningkat 8,25 persen dibandingkan tahun 2014 yaitu sebesar 3.836,55 ton.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya sampaikan ini pada pidato gubernur 16 Agustus 2016 menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 71 di Kupang, Selasa (16/8).

Gubernur Lebu Raya menyampaikan, selain perikanan, pengembangan perikanan budidaya lainnya yaitu, pengembangan budidaya rumput laut, seluas 53.727,3 hektare atau 5 persen dari garis pantai.
Selain itu, pengembangan budidaya garam dengan luas lahan sebesar 10.492 hektare serta pemberdayaan 119 Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) dengan anggota 939 petambak garam.

“Pengembangan budidaya mutiara dilakukan disejumlah daerah di NTT yakni Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka dan Manggarai Barat,” kata Lebu Raya.

Lebu Raya mengungkapkan, untuk pengembangan ternak di Provinsi NTT khusus Untuk ternak sapi juga mengalami peningkatan. Populasi pada tahun 2015 sebanyak 902.336 ekor, mengalami peningkatan sebesar 4 persen dari tahun sebelumnya sebanyak  865.731 ekor.

Untuk perdagangan ternak sapi antar pulau, mengalami peningkatan tiap tahun. Tahun 2014 sebanyak 49.658 ekor, tahun 2015 menjadi 52.811 ekor.

“Kuota pengiriman tahun 2016 meningkat menjadi 56.250 ekor atau mengalami kenaikan kurang lebih 6,43 persen per tahun,” tandas Lebu Raya.