Letkol Wisnu : Prajurit Jangan Sakiti Hati Rakyat Perbatasan Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepada seluruh prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 641/Beruang yang bertugas di wilayah perbatasan Kabupaten Belu dengan Negara Timor Leste untuk tidak menyakiti hati rakyat.

“Harapan saya jangan sakiti hati rakyat. Tapi bantu kesulitan mereka sesuai dengan delapan wajib TNI. Prajurit Pamtas harus bantu mengatasi masyarakat dalam kesulitan di setiap pos yang ada di garis titik perbatasan,” ungkap Dansatgas Yonif Raider 641/Bru, Letkol Inf. Wisnu Herlambang kepada media usai upacara peringatan HUT RI ke 71 di perbatasan Silawan, Rabu (17/8).

Menurut Herlambang, pembinaan yang dibangun oleh TNI, selain melaksanakan tupoksi menjaga jaga kedaulatan dan keutuhan NKRI khususnya di wilayah daratan RI-RDTL, juga melaksanakan tugas-tugas teritorial.

“Kita berbaur dengan masyarakat dalam segala hal. Kita juga bantu jadi guru di sekolah, karena karena keterbatasan guru pengajar di batas. Kami juga lakukan baksos yang ketiga kalinya hari ini dan akan dilaksanakan diseluruh desa di perbatasan Belu,” sebut dia.

Lanjut dia, Satgas juga membantu Pemerintah Kabupaten dalam menangani ketahanan pangan yang ada di wilayah Belu, yakni melakukan budidaya ubi ungu dan akan disebarkan ke pos-pos perbatasan untuk selajutnya di kembangkan di masyarakat perbatasan.

“Kami siap bantu atasi masalah-masalah yang terjadi perbatasan. Jangan justru kedatangan kami dari Kalimantan hanya menyusahkan, tapi kami akan membantu meskipun sedikit bisa mengatasi kesulitan,” tandas Herlambang.

Herlambang berjanji, selama penugasan kedepan pihaknya selalu siap membantu masyarakat di perbatasan Belu untuk keluar dari kesulitan-kesulitan yang ada dengan beri solusi, baik tenaga maupun hal-hal lain.

“Mereka masyarakat yang tinggal di tepian negeri membutuhkan bantuan seluruh pihak. Oleh karena itu mari kita bersama membangun negeri ini mulai dari perbatasan,” ajak Herlambang.