Pemkot Kupang Akan Tertibkan PKL Pasca Sail Komodo

E-mail Print PDF

alt

Laporan Yongki Mauleti
Kupang, NTTOnline - Pemerintah Kota akan menertibkan PKL sesudah Sail Komodo yang digelar beberapa bulan kedepan. Pasalnya PKL Kota Kupang saat ini belum bisa ditertibkan karena Pemerintah belum memiliki lokasi lokasi yang tepat untuk ditempati oleh para PKL.

Wali Kota Kupang Jonas Salean mengatakan kepada wartawan di Kupang, Rabu (29/05).

Menurut Jonas, salah satu penyebab belum adanya penertiban terhadap PKL di karenakan sampai saat ini Pereaturan Daerah, atau Perda Nomor 11 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah, atau RTRW, dan Perda Nomor 12 tahun 2011 tentang Rencana Detail Ruang Wilayah, atau RDRW, saat ini belum mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat disebabkan tidak ada rekomendasi yang diberikan oleh Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur ke Pemerintah Pusat untuk disahkan.

Perda 11 dan 12 tahun 2011 memang telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, atau DPRD Kota Kupang, namun adanya koordinasi lanjutan dari Pemerintah Kota Kupang kepada Pemerintah Propinsi untuk direkomendasi.

Jonas mengaku, saat ini penempatan termpat jualan dari para PKL di Kota Kupang masih terkesan sembrawut, sehingga terkesan merusak wajah Kota dan juga sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas akibat berjualan di area badan jalan umum.

Oleh karena itu, Jonas berjanji kedepan akan menata para PKL di tempat yang lebih baik, dengan mempertimbangkan pendapatan yang cukup untuk kesejahteraan mereka. Namun, semuanya itu baru dapat dilakukan setelah Event Internasional Sail Komodo mendatang.


rssfeed
Email Twitter Facebook google YahooWebSzenario
 

Artkel Terbaru

Kompas, Jadikan Belu Kota Yang Damai

Kompas, Jadikan Belu Kota Yang Damai

Laporan HandokoAtambua, NTTOnline - Komunitas... [More...]

Kompas Belu Gelar Pentas Seni Budaya di Beranda Batas RI-RDTL

Kompas Belu Gelar Pentas Seni Budaya di Beranda Batas RI-RDTL

Laporan Yansen BauAtambua, NTTOnline - Dalam... [More...]

Pemkot Bertekad Perangi Penyebaran HIV dan AIDS di Kota Kupang

Pemkot Bertekad Perangi Penyebaran HIV dan AIDS di Kota Kupang

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline -... [More...]

RSUD Kota Kupang Berganti Nama Mantan Walikota Kupang

RSUD Kota Kupang Berganti Nama Mantan Walikota Kupang

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline -... [More...]

Jaksa Endus Dugaan Korupsi Anggaran Pemilukada Rp 16 Miliar Di KPUD TTU

Jaksa Endus Dugaan Korupsi Anggaran Pemilukada Rp 16 Miliar Di KPUD...

Laporan Judith Lorenzo TaolinKefamenanu,... [More...]

Aniaya Keluarga, Anggota DPRD TTU Ditahan Kejaksaan

Aniaya Keluarga, Anggota DPRD TTU Ditahan Kejaksaan

Laporan Judith Lorenzo TaolinKefamenanu,... [More...]

Ini Pidato Kemenangan Joko Widodo

Ini Pidato Kemenangan Joko Widodo

Jakarta, NTTOnline - Joko Widodo menyampaikan... [More...]

Kontroversi Pencopotan KSAD

Kontroversi Pencopotan KSAD

Jakarta, NTTOnline - Kepala Staf Tentara... [More...]

Prabowo Mundur Karena Tak Percaya Hasil KPU

Prabowo Mundur Karena Tak Percaya Hasil KPU

Jakarta, NTTOnline - Pengamat Politik... [More...]

Bayi Prematur Ditinggalkan di RSUD Kota

Bayi Prematur Ditinggalkan di RSUD Kota

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline - Bayi... [More...]