Pesona Padang Fulan Fehan Dibalik Puncak Lakaan

E-mail Print PDF

padang fulan fehan/nttonlinenow

Laporan Handoko
Atambua, NTT Online
- Kabupaten Belu merupakan salah satu Kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Timur yang berbatasan langsung dengan Negara Timor leste. Selain sebagai wilayah perbatasan antar Negara Indonesia – Timor Leste juga memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang dapat diandalkan sebagai lokasi kawasan wisata bahari yang memiliki beraneka ragam keunikan dan keindahan alam yang mempesona.

Dari semua potensi wisata alam yang ada di Kabupaten Belu, potensi keindahan alam padang Fulan Fehan juga tidak kalah dengan pesona alam di kabupaten lainnya.

Terletak diujung Timur Negeri Indonesia tepatnya di Weluli - Kecamatan Lamaknen, anda dapat menjumpai alam terbuka hijau yang luas dan dapat menikmati kesejukan alamnya, yakni padang Fulan Fehan. Selama ini ternyata banyak warga Belu telah bepergian mengisi waktu libur bersama keluarga dan sambil melihat ciptaan Tuhan yang indah dibalik puncak gunung Lakaan, yang merupakan gunung tertinggi kedua di pulau Timor itu.

Untuk menuju lokasi wisata alam itu dari Kota Atambua ibu kota Kabupaten Belu ke lokasi itu berjarak kurang lebih 26 km bila ditempuh melalui jalur jalan Desa Halibete – Maudemu dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Sementara jalur alternative lainnya dapat ditempuh melalui jalur akses jalan propinsi  menuju perbatasan Lamaknen dan membutuhkan waktu kurang lebih satu setengah jam atau sekitar 36 km. Kedua akses jalan itu saat ini dapat ditempuh dengan kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

padang fulan fehan/nttonlinenow

 

Lokasi itu oleh kalangan warga Lamaknen dan sekitarnya menyapa dengan sebutan nama “Fulan Fehan”. Lokasi ini merupakan Salah satu lokasi yang menjadi primadona dan kebanggaan tersendiri bagi warga setempat karena memiliki pesona alam yang eksotis dan indah. Letaknya persis di ketinggian puncak gunung Lakaan padang Fulan Fehan terapit diantara Desa Dirun dan Maudemu yang mana hingga saat ini padang Fulan Fehan masih tetap dimiliki kedua warga desa tersebut.

Fulan Fehan dikenal kalangan masyarakat wilayah Lamaknen dan sekitarnya merupakan sebuah tempat yang memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri sebab menurut para orang tua padang itu sudah ada sejak zaman dulu kala dari nenek moyang dan mempunyai salah satu tempat sakral yang biasanya disebut kikit, lokasi yang sejak dahulu kala dijadikan tempat ritual oleh masyarakat sampai dengan sekarang.

Sementara itu Fulan Fehan sangat diistimewakan karena memiliki beberapa jenis keunikan seperti tempat situs bersejarah masa peninggalan zaman perang. Keberadaan yang dibatasi oleh gunung Lakaan, benteng perang makes yang memiliki tujuh tangga, tumbuhan kaktus, serta jurang yang terjal semakin membuat padang Fulan Fehan terlihat indah seperti padang golf. Selain terdapat tanah merah dan putih padang tersebut hampir setiap harinya diselimuti oleh kabut tebal, bercampur jalan tanah putih yang dibatasi dengan tumbuhasn kaktus.

padang fulan fehan/nttonlinenow

Ditumbuhi rerumputan hijau dan lebat yang membentang luas, padang itu selalu dihuni oleh hewan-hewan liar seperti kuda, kerbau dan kambing. Selain ternak-ternak liar itu ada juga ternak milik masyarakat dari kedua desa tersebut. Bentuk yang rata serta berbukitan terdapat  juga sebuah telaga kecil yang terletak ditengah-tengah padang itu. Keberadaan telaga itu membuat hewan-hewan liar dan hewan milik masyarakat memilih untuk dijadikan tempat tinggal sehari-hari.

Adapun juga, di puncak teratas gunung Lakaan terdapat patung Bunda Maria yang berdiri kokoh. Lokasi tersebut setiap tahunnya sekali selalu dikunjungi oleh masyarakat kabupaten Belu untuk pergi berdoa bersama dan bertamasya. Oleh karena itu, selain padang yang memiliki berbagai keunikan yang indah, tidak akan lengkap jika hanya mengunjungi padang Fulan Fehan tanpa mendatangi tempat berdoa umat Katolik tersebut.

Jika anda melintasi lokasi tersebut di pagi hari maupun sore hari, nampak keindahan Fulan Fehan tidak bisa disangkal. Hamparan padang dan berbukit kecil yang luas ditumbuhi rerumputan yang dihuni oleh sejumlah hewan baik kuda, kambing dan kerbau yang sedang berlarian membuat pesona makin indah. Letak yang terapit diantara benteng makes dan gunung lakaan serta di kelilingi jurang yang ditumbuhi tanaman kaktus dan batu karang membuat Fulan Fehan sebagai sentral panorama alam.


rssfeed
Email Twitter Facebook google YahooWebSzenario
 

Artkel Terbaru

Kodim 1605 Belu Serahkan 7,3 ton BBM Selundupan  Ke Polisi

Kodim 1605 Belu Serahkan 7,3 ton BBM Selundupan Ke Polisi

Laporan Yansen BauAtambua, NTTOnline - Kodim... [More...]

Peringati Hari Juang Kartika, Bersama Rakyat TNI AD Kuat

Peringati Hari Juang Kartika, Bersama Rakyat TNI AD Kuat

Laporan Yansen BauAtambua, NTTOnline - Tentara... [More...]

BPM Usulkan Tambahan Dana PEM Rp.10,5 Miliar

BPM Usulkan Tambahan Dana PEM Rp.10,5 Miliar

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline - Di... [More...]

Pemkot Janji Tambah Petugas Pol PP

Pemkot Janji Tambah Petugas Pol PP

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline -... [More...]

BI, Pemkot, Dan Perum Bulog Gelar Pasar Murah

BI, Pemkot, Dan Perum Bulog Gelar Pasar Murah

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline - ... [More...]

Kodim 1605 Belu Budidayakan Tanaman Kelor

Kodim 1605 Belu Budidayakan Tanaman Kelor

Laporan Yansen BauAtambua, NTTOnline - Kodim... [More...]

PLN NTT Janjikan Selama Hari Raya Pasokan Listrik Aman

PLN NTT Janjikan Selama Hari Raya Pasokan Listrik Aman

Kupang, NTTOnline – PT PLN (Wilayah) Nusa... [More...]

813 Personil Polisi Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

813 Personil Polisi Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

Laporan Yansen BauAtambua, NTT Online -... [More...]

Aniaya Warga, Anggota SatPol PP Belu di Tahan

Aniaya Warga, Anggota SatPol PP Belu di Tahan

Laporan Yansen BauAtambua, NTTOnline - Blasius... [More...]

Pemkot

Pemkot "Warning" Aset Pemkab Kupang

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline -... [More...]