Permen ESDM No.1 Tahun 2013:Pertamina Distribusikan BBM Subsidi Sesuai Regulasi

E-mail Print PDF

alt

Kupang, NTT Online - Terkait telah terbitnya Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 1 Tahun 2013 Tentang Pengendalian Penggunaan Bahan Bakar Minyak pada 2 Januari lalu, Pertamina Pemasaran Region V akan mendistribusikan BBM Tertentu (BBM Subsidi), sesuai dengan regulasi baru tersebut.

Dalam Perpres tersebut, ada beberapa sarana transportasi yang tidak diijinkan lagi menggunakan BBM Bersubsidi.Demikian Asst.Mgr.External Relation Pertamina Marketing Operation Region V,Eviyanti Rofraida pada acara pembukaan kegiatan orientansi wartawan wilayah Kupang-NTT di Kupang ,Kamis (7/03/2013)

Menurut Evianti, Sesuai dengan pasal 7 dalam peraturan tersebut, terhitung mulai 1 Februari 2013, kapal barang non-perintis dan non-pelayaran rakyat dilarang menggunakan Solar Bersubsidi (Jenis BBM Minyak Tertentu berupa Minyak Solar).

Artinya, kapal barang non-perintis dan non-pelayaran rakyat tersebut harus membeli Solar dengan harga keekonomian/industri. Pengusaha kapal barang non-perintis dan non-pelayaran rakyat dapat membeli Solar non-subsidi melalui Pertamina.

Selain itu, dalam peraturan Menteri ESDM tersebut, juga diatur pembatasan BBM Bersubsidi untuk kendaraan dinas dan mobil barang. Peraturan Menteri ESDM No. 1 Tahun 2013 tersebut melengkapi Peraturan Menteri ESDM No. 12 Tahun 2012 lalu.

Peraturan Menteri ESDM No. 1 Tahun 2013, memperluas larangan penggunaan Premium Bersubsidi untuk kendaraan dinas pemerintah, BUMN, BUMD di luar Jawa-Bali. Selain itu, kendaraan dinas bermesin diesel, juga dilarang menggunakan Solar Bersubsidi.

Larangan penggunaan Solar Bersubsidi di wilayah Jabodetabek, berlaku sejak 1 Februari 2013. Sedangkan di wilayah Jawa-Bali lainnya, termasuk Jawa Timur, kendaraan dinas dilarang menggunakan Solar Bersubsidi terhitung mulai tanggal 1 Maret 2013. Larangan tersebut tidak berlaku untuk kendaraan dinas berupa ambulance, mobil jenazah, pemadam kebakaran, dan pengangkut sampah.

Larangan penggunaan Solar Bersubsidi juga berlaku untuk mobil barang dengan jumlah roda lebih dari 4 (empat), yang digunakan untuk kegiatan perkebunan, pertambangan, dan kehutanan. Sebagai antisipasi terhadap kebijakan tersebut, Pertamina akan memperbanyak lembaga penyalur yang menyediakan Solar Non-Subsidi maupun produk Pertamina Dex.

Pertamina, sebagai salah satu Badan Usaha yang ditunjuk Pemerintah untuk menyalurkan BBM Tertentu (BBM Subsidi), tunduk terhadap regulasi dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Untuk itu, Pertamina selalu berkoordinasi dengan pemerintah, baik pusat maupun daerah, dan instansi terkait.

“Kita memang tidak mungkin mempertahankan 100 persen market share yang ada, tapi Pertamina juga tidak boleh kehilangan konsumen dengan angka yang besar,” jelas Eviyanti Rofraida. Alex Dimoe

 


rssfeed
Email Twitter Facebook google YahooWebSzenario
 


Nasional & Dunia

Dua Figur Ini Kata Yenny Wahid Bisa Satukan Partai Islam

Dua Figur Ini Kata Yenny Wahid Bisa Satukan Partai Islam

Jakarta, NTTOnline - Usai Pemilu legislatif, sejumlah partai politik mengajukan wacana koalisi agar dapat mengajukan calon presiden dan wakil... [More...]

3 Nama Kandidat Cawapres Prabowo Menguat

3 Nama Kandidat Cawapres Prabowo Menguat

Jakarta, NTTOnline - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut ada 3 kandidat cawapres Prabowo Subianto. Siapa saja mereka? ... [More...]

Hadi Poernomo: Dari eks Analis BIN yang Kini Jadi Tersangka KPK

Hadi Poernomo: Dari eks Analis BIN yang Kini Jadi Tersangka KPK

Jakarta, NTTOnline - Sepak terjang Ketua BPK Hadi Poernomo cukup banyak di bidang ekonomi. Hadi tercatat pernah duduk sebagai analis di Badan... [More...]

Perseteruan Politik SBY-Mega

Perseteruan Politik SBY-Mega

Jakarta, NTTOnline - Perseteruan antara dua tokoh politik tanah air mewarnai perebutan tampuk kepemimpinan di Indonesia tahun... [More...]

Empat Produk Indonesia Dihambat Masuk Pasar Eropa

Empat Produk Indonesia Dihambat Masuk Pasar Eropa

  Jakarta, NTTOnline - Mungkin tak banyak yang mengetahui, setidaknya ada empat produk asli Indonesia yang mengalami kesulitan untuk merambah... [More...]

Tolak Akuisisi, Pegawai BTN Bakar Kemenyan dan Bawa Kain Pocong

Tolak Akuisisi, Pegawai BTN Bakar Kemenyan dan Bawa Kain Pocong

Jakarta, NTTOnline - Seribuan pegawai PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang demo hari ini diantaranya berasal dari perwakilan Cabang BTN Solo,... [More...]

Tak Laporkan Korupsi, Jokowi Sulit Dilabeli Pemimpin Hebat

Tak Laporkan Korupsi, Jokowi Sulit Dilabeli Pemimpin Hebat

Jakarta, NTTOnline - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sampai saat ini memilih untuk tidak melaporkan kasus indikasi korupsi Dinas... [More...]

Hasil Lengkap Rapimnas PPP Yang Berhentikan Suryadharma Ali

Hasil Lengkap Rapimnas PPP Yang Berhentikan Suryadharma Ali

Jakarta, NTTonline - Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) kubu Sekretaris Jenderal PPP M Romahurrmuziy telah memutuskan untuk memberiksan saksi berat... [More...]

Poros Tengah yang Bingung

Poros Tengah yang Bingung

Jakarta, NTTOnline - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi berkoalisi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Jumat, 18 April 2014, kedua... [More...]

Setiap Bulan, Anggota Kongres AS Dapat Majalah Porno Gratis

Setiap Bulan, Anggota Kongres AS Dapat Majalah Porno Gratis

Jakarta, NTTOnline - Setiap bulannya ratusan anggota Kongres di Amerika Serikat menerima kiriman paket yang membuat mereka menghela nafas, atau... [More...]

Usai Paskah, PDIP Umumkan Cawapres Jokowi

Usai Paskah, PDIP Umumkan Cawapres Jokowi

Jakarta, NTTOnline - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum menentukan pilihan siapa calon wakil presiden pendamping Joko Widodo alias... [More...]

Lifestyle

Jual pelacur artis lewat dunia maya
article thumbnaiJakarta, NTTOnline - Ada delapan foto perempuan cantik di laman miliknya. Pakaian mereka serba seksi. Berbikini dan ada tiga orang hanya mengenakan kutang. Saking ketatnya, buah dada mereka sampai...

Sains & Teknologi