Rumah Perempuan Dampingi 10 Desa di Kabupaten Kupang

E-mail Print PDF

Libby Ratuarat-Sinlaeloe

Laporan Yongki Mauleti
Kupang - Dalam rangka  meningkatkan kapasitas Buruh Migran  mendapatkan ketrampilan serta kapasitas yang baik sebelum dikirim keluar negeri untuk bekerja, Rumah perempuan bekerja dengan Yayasan TIFA yang didanai oleh Ausaid mendampingi 10 desa di kabupaten Kupang.

Koordinator Rumah Perempuan Kota Kupang, Libby Ratuarat-Sinlaeloe kepada wartawan di Kupang, Minggu (24/06) mengatakan,Banyak sekali buruh migran perempuan yang bekerja diluar dengan kapasitas yang rendah dan ketrampilan yang memadai. Sehingga banyak diantara mereka yang diperlakukan secara kasar oleh majikan mereka.

"Harapan bekerja diluar negeri untuk membawa uang yang banyak namun karena mereka tidak dibekali dengan ketrampilan yang memadai, bukan untung yang didapat tetapi malah buntung," kata Libby.

Ia menambahkan, Kesepuluh desa di kabupaten Kupang yang didampingi adalah,desa Oelpuah, Desa Noelbaki, Oebelo Tuapukan, Oelnasi, Penfui Timur, Oelominn, Niukbaun, Oeletsala dan Desa Nitneo.

Menurutnya, diDesa-desa  itu  dibentuk gugus tugas yang terdiri dari 30 orang yang melibatkan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh muda.

Orang2 ini yang diharapkan dapat merespon persoalan2 yang terkait dengan tenaga kerja. Karena banyak sekali yang perlu diketahui namun karena keterbatasan informasi.

Training-training yang  buat untuk mereka seperti, manajemen keuangan, advokasi, konseling dan berbagai training yang berhubungan  buruh migran.

Selain bekerja sama dengan yayasan Tifa, kata Libby, Rumah perempuan  juga  bekerja sama dengan Dinas Nakertrans  Kabupaten Kupang dalam melakukan training-training kepada tenaga kerja potensial di sepuluh desa tersebut.


rssfeed
Email Twitter Facebook google YahooWebSzenario
 

Artkel Terbaru

Mukerwil PKB NTT Dihadiri Dua Menteri

Mukerwil PKB NTT Dihadiri Dua Menteri

Kupang, NTTOnline - Ketua Dewan Pimpinan... [More...]

UMP NTT Rp.1,2 Juta Perbulan

UMP NTT Rp.1,2 Juta Perbulan

Pemerintah Diminta Awasi Pemberlakuan Kupang,... [More...]

Pupuk Organic Bio-Pem Mulai Diminati  Petani  NTT

Pupuk Organic Bio-Pem Mulai Diminati Petani NTT

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline -... [More...]

Realisasi PAD Kota Kupang  Capai 97,52 Persen

Realisasi PAD Kota Kupang Capai 97,52 Persen

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline -... [More...]

Operasi Angkot Tidak Sesuai Trayek Didenda Rp.250 Ribu

Operasi Angkot Tidak Sesuai Trayek Didenda Rp.250 Ribu

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline -... [More...]

13 Karyawan Hotel Kupang Beach Mengadu Ke Walikota

13 Karyawan Hotel Kupang Beach Mengadu Ke Walikota

Laporan Yongki MauletiSebelas Bulan Gaji... [More...]

TNI Kirim Sukhoi ke Tarakan untuk Usir Pesawat Malaysia di Ambalat

TNI Kirim Sukhoi ke Tarakan untuk Usir Pesawat Malaysia di Ambalat

Jakarta, NTTOnline - Tiga pesawat tempur Sukhoi... [More...]

Pembangunan Pasar Reok Baru Mencapai 48 Persen

Pembangunan Pasar Reok Baru Mencapai 48 Persen

Laporan Marten DonRuteng, NTTOnline - Proyek... [More...]

Tarif Angkot dalam Kota Naik Rp.1000

Tarif Angkot dalam Kota Naik Rp.1000

Laporan Yongki MauletiKupang, NTTOnline - Pasca... [More...]

ASEAN dan Koalisi Masyarakat Sipil Luncurkan Inisiatif Sekolah Aman

ASEAN dan Koalisi Masyarakat Sipil Luncurkan Inisiatif Sekolah Aman

Jakarta, NTTOnline - Negara-negara anggota... [More...]