Cerita Anak Jenderal D.I. Panjaitan Soal G30S/PKI

E-mail Print PDF

alt

Jakarta – Masih ingat dengan film Pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau G30S/PKI? Selama masa kepresidenan Soeharto, film berkisah penculikan serta pembunuhan tujuh jenderal revolusi itu selalu diputar pada 30 September oleh Televisi Republik Indonesia atau TVRI. Satu korban yang menjadi sasaran pembantaian adalah Brigadir Jenderal Donald Izacus Panjaitan atau D.I. Panjatian. Dan putrinya, Catherine Panjaitan menjadi saksi mata penculikan itu.

Pada Majalah Tempo edisi 6 Oktober 1984, Catherine menceritakan kejadian malam berdarah itu. Ingatan itu tertuang dalam tulisan berjudul, Kisah-kisah Oktober 1965. Bagi Anda yang sempat menonton filmnya pasti melihat adegan putri D.I Panjaitan membasuhkan darah sang ayah ke mukanya. Tapi benarkah Chaterine melakukan hal itu?

"Saya melihat kepala Papi ditembak dua kali,” kisah Catherine. "Dengan air mata meleleh, saya berteriak, "Papi..., Papi...." Saya ambil darah Papi, saya usapkan ke wajah turun sampai ke dada.”

Kata Catherine, penculikan terjadi sekitar pukul 04.30, pada 1 Oktober 1965. Kala itu, ia tengah tidur di kamar lantai dua. Kemudian terbangun karena teriakan dan tembakan. Catherine mengintip ke jendela. Ternyata telah banyak tentara berseragam lengkap pada perkarangan rumah. »Beberapa di antaranya melompati pagar, sambil membawa senapan,” kata Catherine.

Panik, ia lari ke kamar ayahnya. Yang dicari sudah terbangun dari tidur. Mereka pun berkumpul di ruang tengah lantai atas. Kata Catherine, almarhum papinya terus mondar-mandir, dari balkon ke kamar. Dia sempat mengotak-atik senjatanya, semacam senapan pendek.

Catherine sendiri sempat bertanya pada ayahnya soal apa yang terjadi. Tapi sang jenderal bergeming. Sedangkan di lantai bawah, bunyi tembakan terus terdengar. Televisi, koleksi kristal Ibu Panjaitan, dan barang lainnya hancur. Bahkan meja ikut terjungkal. »Tiarap…tiarap,” kata Catherine menirukan ayahnya.

Sebelum menyerahkan diri ke tentara, mendiang Panjaitan sempat meminta Catherine menelepon Samosir, asisten Jenderal S. Parman. Usai itu, Catherine menghubungi Bambang, pacar sahabatnya. Tapi belum selesai pembicaraan, kabel telepon diputus.

Berseragam lengkap, kemudian D.I. Panjaitan turun ke ruang tamu. Seorang orang berseragam hijau dan topi baja berseru "Siap. Beri hormat". Tapi Panjaitan hanya mengambil topi, mengapitnya di ketiak kiri. Tak diacuhkan begitu, si tentara memukul Panjaitan dengan gagang senapan, hingga ia tersungkur. Setelah itu kejadian bergulir cepat. Dor! Dor! »Darah menyembur dari kepala Papi,” kata Catherine.ti


rssfeed
Email Twitter Facebook google YahooWebSzenario
 

Artkel Terbaru

PNS Wajib Tunjukan Bukti Pembayaran PBB Untuk Dapat Gaji

PNS Wajib Tunjukan Bukti Pembayaran PBB Untuk Dapat Gaji

Laporan Nyongki MauletiKupang, NTTOnline - Agar... [More...]

Pemkot Targetkan PAD Rp.10 Miliar

Pemkot Targetkan PAD Rp.10 Miliar

Laporan Nyongki MauletiKupang, NTTOnline -... [More...]

Polres Belu Amankan 7 Unit Motor dan 3 Mobil

Polres Belu Amankan 7 Unit Motor dan 3 Mobil

Laporan Yansen BauAtambua, NTTOnline -... [More...]

Ditantang Balik, Marsel Ahang, Siap Beberkan Bukti

Ditantang Balik, Marsel Ahang, Siap Beberkan Bukti

Laporan Marten DonRuteng, NTTOnline - Anggota... [More...]

Golkar Akan Gelar Pemaparan Visi Misi Paket Balon Cabup-Wabup Belu

Golkar Akan Gelar Pemaparan Visi Misi Paket Balon Cabup-Wabup Belu

Laporan Yansen BauAtambua, NTTOnline - Dewan... [More...]

Korem 161 Wirasakti Amankan Mayjen TNI POL Demsies Netana

Korem 161 Wirasakti Amankan Mayjen TNI POL Demsies Netana

Kupang, NTTOnline - Pada 20 Mei 2015 pukul 11... [More...]

Harkitnas, Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil Sumba Barat Daya Melaksanakan Upacara Bendera

Harkitnas, Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil Sumba Barat Daya Melaksanakan...

Sumba Barat Daya, NTTOnline - Tim Ekspedisi... [More...]

Akhirnya Pemkab Belu dan KPU Tandatangani NPHD

Akhirnya Pemkab Belu dan KPU Tandatangani NPHD

Laporan Yansen BauAtambua, NTTOnline -... [More...]

Sekwan Diminta Siapkan Petugas Cleaning Service

Sekwan Diminta Siapkan Petugas Cleaning Service

Laporan Nyongki Mauletikupang, NTTOnline -... [More...]

Pengembalian Dana PEM Sudah 90 Persen

Pengembalian Dana PEM Sudah 90 Persen

Laporan Nyongki MauletiKupang, NTTOnline -... [More...]